RCA UK/Columbia

Sebagai girl-group masa kini yang berangkat dari ajang pencarian bakat, Little Mix boleh dikatakan memang lebih solid dalam menjaga eksistensi dibandingkan “sepupu” mereka asal Amerika yang berangkat dari acara setipe yang kini tinggal nama saja. Bayangkan, semenjak debut di tahun 2012 dengan “DNA”, mereka dengan stabil merilis album demi album (dengan pengecualian absen di tahun 2014), termasuk album kelima mereka yang diberi judul simpel saja, “LM5“.

Kelebihan Little Mix dibandingkan rekan-rekan mereka atau para pendahulu yang kerap pecah jalan di saat justru sedang jaya-jayanya adalah kemampuan mereka untuk mendahulukan grup ketimbang kepentingan personal, bahkah saat masing-masing member telah berkembang menjadi artis dengan nama solo yang solid. Oleh karena itu tidak ada drama antar member, kontroversi atau skandal. Little Mix berkomitmen untuk grup, musik mereka dan tentunya musikalitas mereka.

Oleh karena itu Little Mix tetap terdengar kompeten, meski sebenarnya “LM5” sebenarnya adalah repetisi untuk formula mereka selama ini, dengan penambahan beberapa pendekatan baru agar diri mereka tetap kontekstual.

Tapi secara umum “L5” adalah kumpulan komposisi banger dan bop catchy yang kaya hook serta beberapa balada sebagai jeda di antara dentum beat ritmis mereka. Menariknya, baik saat mengangkat banger atau balada, secara vokal Jesy Nelson, Leigh-Anne Pinnock, Jade Thirlwall dan Perrie Edwards selalu bisa diandalkan.

Boleh disimak saat mereka menembangkan balada romantis seperti ‘Monster In Me’ atau akustik dalam ‘Told You So’, tetap terdengar se-energetik dan powerful semasa mereka menyanyikan up-beat seperti ‘Think About Us’ atau kolaborasi meriah bersama Nicki Minaj dalam ‘Woman Like Me’.

“LM5” juga konsisten dengan semangat girl power atau self-empowerment yang kerap mereka usung, termasuk tentu saja ‘Woman Like Me’ yang memadukan bop khas Little Mix dengan reggaeton dan hip-hop fierce ala Nicki. Semangat sisterhood ini boleh jadi yang “memperpanjang” durasi eksistensi Little Mix.

Album masih dipenuhi dengan track-track serupa, seperti ‘Joan of Arc’ atau ‘Motivate’ misalnya, meski secara umum tentu saja banger dan bop seperti ‘Strip’ (kolaborasi bersama Sharaya J) atau ‘Wasabi’. Bahkan materi bonus di edisi deluxe pun kaya dengan track pemeriah lantai dansa ini, seperti ‘Forget You Not’ atau (tentu saja) kolaborasi bersama Cheat Codes, ‘Only You’.

Little Mix memang selalu bisa diandalkan dalam menyajikan album pop yang kaya dengan antusiasme dan semangat bergelora, sehingga terkadang kita bisa melupakan jika lagu-lagu mereka cenderung generik dan familiar dan sebagian besar gampang terlupakan. Padahal secara kualitas vokal, para member harus dipuji karena terdengar semakin matang dan prima. Setiap harmonisasi vokal terdengar begitu padu dan bertenaga (dengar akapela mereka dalam ‘The Cure (Stripped)’ sebagai contoh utama).

Rasa familiaritas dan pendekatan yang tidak terlalu bergerak jauh dari akar musik dengan sensabilitas eksperimentasi yang relatif minimal adalah kunci yang mereka ulang dari satu album ke album lain, termasuk “LM5”. Boleh jadi catatan-catatan yang boleh disebut sebagai “kekurangan” Little Mix inilah yang membuat mereka justru masih mampu bertahan sampai sejauh ini.

Mungkin memang tidak ada salahnya, karena toh Little Mix bisa tetap hadir di sini, bukan hanya memuaskan para fansnya, namun juga penikmat musik pop secara umum.

Official Website

TRACKLIST

1. “The National Manthem” 0:29
2. “Woman Like Me” (featuring Nicki Minaj) 3:49
3. “Think About Us” 3:55
4. “Strip” (featuring Sharaya J) 3:19
5. “Monster in Me” 3:45
6. “Joan of Arc” 3:11
7. “Love a Girl Right” 3:02
8. “American Boy” 3:11
9. “Told You So” 3:12
10. “Wasabi” 2:34
11. “More Than Words” (featuring Kamille) 3:18
12. “Motivate” 3:21
13. “Notice” 3:34
14. “The Cure” 3:35

Deluxe Edition
15. “Forget You Not” 3:07
16. “Woman’s World” 3:37
17. “The Cure” (Stripped) 1:47
18. “Only You” (with Cheat Codes) 3:09